Penjaga gawang Persib, Teja Paku Alam tampaknya mulai merasa bersemangat untuk kembali mencatatkan banyak pertahanan yang kuat di musim ini. Teja Paku Alam merasa cukup yakin bisa mencapai hasil tersebut, karena hubungan baik sudah terbangun dengan para pemain belakang.
Dalam pendapatnya, catatan tanpa kebocoran menunjukkan bahwa seluruh pemain berhasil menjaga pertahanan mereka dengan baik. Ia melihat bahwa kini Persib memiliki banyak pemain bertahan yang sangat berkualitas, dan hal itu bisa menjadi fondasi untuk mencapai rekor tanpa kebobolan di musim ini.
“Tujuannya jelas adalah memberikan yang terbaik untuk Persib pastinya.” “Bisa main di liga dan juga mencatat clean sheet lebih banyak, itu jelas pasti,” ungkap Teja Paku Alam kepada awak media.
Sebelumnya, Teja Paku Alam berhasil memperoleh gelar Raja Clean Sheet setelah mencatatkan 18 pertandingan tanpa kebobolan di Super Liga. Catatan ini berhasil melebihi rekor kiper Persipura, Yoo Jae-Hoon, dengan mencapai 16 cleansheet di musim 2013.
Catatan clean sheet Yoo Jae-Hoon yang bertahan selama lebih dari sepuluh tahun akhirnya terpecah di musim 2025/26 oleh Teja Paku Alam dengan mencatat 18 cleansheet, sehingga nama Teja masuk dalam sejarah baru sepak bola Indonesia dengan rekor jumlah cleansheet terbanyak.
“Tantangan terbesarnya ya, diri kita sendiri. “Karena kita harus bertanding, harus membuktikan lagi bahwa kita mampu memenangkan gelar lagi tahun depan, seperti itu sih,” tambahnya.
Dibahas mengenai koneksi dengan pemain baru di lini pertahanan, eks kiper Sriwijaya FC itu mengatakan bahwa segalanya berjalan dengan baik. Ia merasa bahwa Gabriel Mutombo dan Danijel Loncar sering berkomunikasi, sehingga hal tersebut membuat pekerjaannya menjadi lebih mudah.
Mungkin hampir mirip dengan tahun lalu, ada penyesuaian lagi, tapi komunikasi berjalan lancar. “Apalagi di sana masih ada Pato (Patricio Matricardi) juga, ada Julio (Cesar) juga, jadi komunikasinya tidak terlalu sulit,” tutup Teja.


